Statistik Gemilang Conte Selama Dua Musim Tangani Inter Milan

Statistik Gemilang Conte

Statistik Gemilang Conte Selama Dua Musim Tangani Inter MilanPelatih Inter Milan, Antonio Conte mencatatkan sebuah catatan yang yang demikian impresif sepanjang hampir dua musim tangani Nerazzurri. Pada musim ini Dia berhasil bawa Inter memimpin klassemen Liga Italia dengan performa berkilau

Inter Milan selama ini telah tidak pernah kalah di dalam 11 laga berturut-turut di gelaran Serie A Italia. Terkini, Romelu Lukaku dkk kembali menang atas Cagliari dengan score 1-0 pada akhir minggu tempo hari.

Baca Juga: Cara Memenangkan Taruhan Bola Online Over Under

Tambahan tiga point dari pertandingan itu membuat Inter semakin nyaman di pucuk klassemen Liga Italia dengan perolehan 74 point dari 30 laga. La Beneamata unggul 11 point atas AC Milan yang berada di urutan ke-2.

Berdasar catatan Football Italia, perolehan Conte ini membuat sukses masuk ke catatan rekor punya Inter Milan. Conte sekarang menempati rangking ke-3 sebagai pelatih Inter dengan persentase kemenangan paling banyak sejauh riwayat di gelaran Serie A

Catatan Antonio Conte cuman kalah atas Giovanni Trapattoni dan Roberto Mancini. Situs Agen Judi Online Resmi Terbaik Trapattoni yang sanggup raih 2,47 point per games bersama Inter pada musim 1988/1989, sedang Mancini punyai 2,55 point per pertandingan pada musim 2006/2007.

Sementara Conte ada dalam posisi ke-3 dengan 2,46 point per laga dari keseluruhan 30 pertandingan yang dijalani di gelaran Liga Italia. Perolehan ini membuat Conte lebih baik dari Jose Mourinho yang mengantar Inter raih treble pada musim 2009/2010 dengan 2,15 point per games.

Kecuali masuk sebagai pengoleksi point paling banyak per pertandingan, Bandar Judi Online Terlengkap Indonesia Conte dapat pecahkan rekor lain pada musim ke-2 nya latih Nerazzurri. Conte sukses pecahkan rekor dengan tidak pernah kalah di dalam 11 pertandingan di paruh ke-2 musim Liga Italia.

Artikel Terkait:  Javier Babat Akui Pesimis Dengan Timnya

Inter jadi team yang paling produktif di Serie A dengan 69 gol. Lantas mereka menjadi yang terbaik dalam soal pertahanan bersama Juventus dengan hanya baru bungkusukan 27 gol dalam 30 pertandingan.

Satu perihal yang membuat Conte dipandang cacat sepanjang latih Inter ialah ketakmampuannya bawa La Beneamata bicara banyak di ajang Liga Champions. Mereka harustersingkir sebagai juru kunci di babak group Liga Champions musim ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *